Website Sekolah: Keuntungannya untuk Lembaga dan Peserta Didik

website sekolah
sumber ilustrasi: mojok.co

CAKSYARIF.MY.ID – Website sekolah. Saat ini sekolah-sekolah sudah banyak yang menyentuh dunia digital. Sekolah yang gagap teknologi akan ketinggalan zaman.

Hematnya, humas sekolah perlu melakukan digitalisasi informasi untuk mempublikasikan berbagai prestasi dan keunggulan sekolah masing-masing. Penyampaian informasi tersebut bisa menggunakan media sosial, seperti: facebook, instagram, maupun YouTube.

Selain itu, pihak sekolah juga perlu memiliki website untuk menampilkan kesan profesional para pimpinan sekolah. Dari adanya website, calon siswa baru akan semakin minat dan mantap untuk studi di sekolahan tersebut.

Fungsi Website untuk Sekolah

1. Menampilkan Profil Sekolah

Setiap sekolah pasti punya visi dan misi masing-masing. Visi-Misi tersebut sudah pasti menjadi pijakan bagi pihak sekolah dalam mengelola dan menjalankan program-program pembelajaran dan pengembangan diri peserta didik di sekolah.

Dengan adanya website, maka visi-misi sekolah dapat ditampilkan dengan jelas. Selain itu, profil kepala sekolah dan para pimpinan sekolah juga bisa dipublikasikan dalam rangka menarik minat calon peserta didik baru. Apa lagi jika kepala sekolah atau para Waka punya prestasi yang bagus di dunia akademik.

Selain visi-misi, Sejarah sekolah juga salah satu poin dalam membangun citra sekolah di masyarakat. Tentu penyajian sejarah berupa rekam jejak prestasi yang selama ini telah berhasil peserta didik capai (termasuk prestasi guru pengampu matapelajaran).

Baca juga: 10 Website Universitas Terkemuka di Indonesia Ini Gunakan CMS WordPress

2. Menampilkan Prestasi Sekolah

Jika punya website sendiri, maka pihak sekolah akan dengan mudah mempublikasikan prestasi-prestasinya di dunia digital. Menggunakan narasi berita, prestasi sekolah akan semakin kuat dan mengena di hati para pembaca, terutama para wali murid dan calon peserta didik baru.

Selain sekolah akan semakin punya nama di masyarakat, peserta didik yang berprestasi juga akan merasa dihargai karena adanya publikasi atas dirinya. Dan sekali lagi, mengapresiasi tiap prestasi peserta didik akan lebih mudah jika sekolah punya website sendiri.

3. Mempermudah Publikasi

Sejak dulu sekolah-sekolah pasti berlomba-lomba dalam kebaikan. Selain berlomba memenangkan suatu kompetisi, pihak sekolah juga berlomba dalam hal membangun citra atau opini di masyarakat.

Publikasi di media adalah salah satu usaha paling jitu untuk meraih sorotan masyarakat. Dan website akan menjadi solusi memperkuat perhatian publik.

4. Memperkuat Skill Kepenulisan Peserta Didik

Kolom siswa dalam situs online sekolah juga sangat penting. Konsepnya juga terserah pihak sekolah. Misalnya, pengelolaan kolom tersebut bisa menugaskan berbagai organisasi ekstrakurikuler, atau menyerahkannya kepada pengurus Mading Sekolah atau KIR.

Peserta didik dapat mengisi website sekolah dengan cerpen, resensi buku, esai, atau pun puisi. Tentu semua itu harus tetap dalam bimbingan guru yang konsen atau punya rekam jejak di bidang kepenulisan.

Mengajarkan peserta didik untuk menulis berita sederhana juga bisa dilakukan oleh pihak sekolah. Misalnya: meliput LDKS, meliput kemah Pramuka, meliput prestasi MTQ, dll. Tentu hal tersebut akan meningkatkan budaya literasi peserta didik.

5. Menarik Minat Calon Peserta Didik Baru

Semakin banyak prestasi suatu sekolah, maka semakin banyak pula para calon peserta didik yang akan masuk. Namun calon peserta didik tidak serta merta mengetahui prestasi sekolah begitu saja. Perlu adanya publikasi yang sengaja dirancang untuk membranding suatu sekolah. Nah, website sekolah ialah jawabannya.